Pentingnya melaksanakan norma Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di perusahaan karena dapat menciptakan situasi kerja yang aman, tenteram dan sehat sehingga dapat mendorong produktivitas kerja.

Pekerja memegang peranan penting bagi keberlangsungan sebuah perusahaan. Sehubungan dengan itu sudah sepatutnya perusahaan memberi perhatian lebih terhadap kondisi pekerja dan berusaha secara maksimal guna mencegah dan mengurangi terjadinya kecelakaan kerja.

Karena faktanya kualitas pekerja mempunyai korelasi yang erat dengan kecelakaan kerja, sedangkan kecelakaan kerja erat kaitannya dengan produktivitas sehingga program K3 sangat mempengaruhi program pengembangan sumber daya manusia.

Pelaksanaan norma K3 merupakan pelaksanaan hak asasi manusia berdasarkan nilai-nilai keadilan, keterbukaan dan demokrasi, maka pelaksanaan penerapan K3 mutlak harus dilaksanakan secara fair dan seimbang.

Maka dengan program pengembangan SDM yang bagus dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang terintegrasi dengan Sistem Manajemen Perusahaan.

Sistem Manajemen K3 (SMK3) adalah bagian dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif.

Namun Kondisi pasar global mendorong konsumen menghendaki adanya proses produksi yang memenuhi syarat melalui pemenuhan ISO 9001 series, ISO 14000 series, OHSAS 18000 series dan SMK3. Tuntutan tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang dalam meraih keberhasilan perdagangan global.

Saat ini pun Indonesia telah terlibat dalam enam skema kawasan perdagangan bebas yaitu ASEAN Free Trade Area, ASEAN China FTA, ASEAN Korea FTA, ASEAN – India FTA; ASEAN – Autralia – New Zealand FTA, Indonesia – Japan Economic Partnership Agreement.

Maka peran lembaga pelatihan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kompetensi pekerja lokal. Selain itu pemerintah juga berperan penting dalam menjaga kelangsungan bekerja dan berusaha mencegah dan mengurangi terjadinya pengangguran.

Oleh karena itu, diharapakan kepada semua pihak yang terkait untuk segera memberikan masukan-masukan yang inovatif dalam rangka mengisi kekurangan-kekurangan dan permasalahan-permasalahan dalam pelaksanaan K3.

Sumber : www.beritasatu.com