Target Pengoprasian moda transportasi MRT di Jakarta oleh PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta akan hadir pada awal tahun 2019 mendatang.
Direktur Operasional dan Pemeliharaan MRT Jakarta, Agung Wicaksono mengatakan, proses konstruksi MRT ditargetkan rampung pada pertengahan 2018, baru kemudian bakal mulai dioperasikan pada bulan Februari 2019.

Kemudian pertengahan 2018 sampai dengan 2019 akan ada commissioning, integerated test, dan trial run. Trial run itu untuk, jadi on the job training, dengan lintasan dan kereta, terang Agung, di kantornya, Jakarta, Rabu (21/12/2016).

Selanjutnya dirinya menjelaskan, untuk saat ini pihaknya tengah menyiapkan berbagai urusan administrasi maupun birokrasi yang belum selesai.

Saat ini MRT bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan. Karena hal itu akan ada beberapa peraturan menteri (Permen) yang perlu untuk direvisi. “Misalkan, permen tentang syarat tentang tenaga pemeriksa, pemeliharaan, atau masinis,” kata dia.

“Selama ini permen yang ada itu mengatur untuk kereta yang sudah beroperasi saat ini. Jadi misalnya dibutuhkan syarat pengalaman, jam mengemudi berapa, sedangkan MRT ini kan baru. Itu perlu direvisi, bahkan sampai minggu depan pun kita akan masih bahas ini,” lanjut dia.

Selain itu pihaknya juga tengah menyiapkan sumber daya manusia yang nantinya bakal menjadi ujung tombak dari MRT ini.

“Kita sedang lakukan rekrutmen dan pelatihan. Baik pelatihan dalam negeri, nanti kita akan didik mereka untuk basicbasic perkeretaapian. Setelah basic-nya cukup kuat, kemudian kita akan didik yang lebih advance terkait dengan MRT, pada 2018 nanti setelah basic-nya cukup kuat akan dibawa ke Jepang, maupun negara lain yang sudah pakai MRT,” terangnya.

Sumber : finance.detik.com