Ingin Tidur Nyenyak di Pesawat? Hindari 7 Hal Ini

0
175

Ternyata tidur di pesawat tak selamanya mudah. Dalam kenyataan, sering kali Anda berakhir melakukan hal yang membuat Anda terjaga. Saat Anda mendarat, Anda pun lelah.

Anda sebaiknya menggunakan waktu senggang yang langka ini untuk menutupi kebutuhan tidur Anda. Dengan begini, Anda akan mendarat di daerah tujuan dengan mata dan tubuh yang segar.

Dilansir dari laman nationalgeographic, Agar liburan Anda tidak gagagl karena terlalu lelah, maka pahami hal apa saja yang membuat Anda sulit tidur dan hindari melakukannya.

1.Memandang Layar

Terjebak pada layar gadget merupakan kesalahan kecil yang sering. Layar smartphone, tablet, dan laptop karena sejatinya, cahaya biru mengganggu produksi melatonin di otak dan mengganggu hormon tidur tubuh.

 

Namun jika Anda tak bisa menenangkan pikiran Anda, cobalah membaca buku.

“Membaca saat terbang adalah salah satu cara terbaik yang dapat dilakukan agar bisa tidur,” kata Pengarang Clinical Psychologist and Wellness, Ben Michaelis.

Karena membaca membantu mengistirahatkan pikiran Anda, dan membuat Anda merasa santai dan menjauhkan Anda dari keramaian dan kesibukan perjalanan.”

2.Minum Alkohol Sebelum Tidur

Jangan menipu diri Anda dengan berpikir alkohol sebelum tidur bisa membuat Anda tidur lebih nyenyak. Faktanya, banyak penelitian menyatakan segala bentuk alkohol yang dikonsumsi satu jam sebelum tidur akan membuat Anda dehidrasi, membuat Anda pusing saat bangun, memperkuat efek ‘jetlag’, dan mengganggu pola tidur Anda.

Minuman keras pasti mengganggu ritme biologis tubuh. Anda tidak akan bisa tidur selama yang dibutuhkan dan tidak akan mendapat istirahat yang cukup dari tidur Anda.

3.Minum Kopi

Saat pramugari menanyakan pesanan minum Anda, godaan menggiurkan untuk memesan segelas kopi datang. Apalagi saat aroma kopi tercium ke seluruh kabin, tolak godaan ini jika Anda ingin tidur.

Fakta bahwa kopi membuat Anda terjaga sudah tak diragukan lagi (satu gelas bisa mengandung 95 miligram kafein), tetapi sangat mengherankan berapa banyak penumpang yang memesannya bahkan saat mereka ingin tidur. Jangan lakukan ini.

Pesanlah air bersuhu normal, teh herbal, atau susu hangat. Hati-hati dengan tawaran teh celup karena bisa mengandung 55 miligram kafein. Hindari juga minuman bersoda dan cokelat yang akan mencekoki Anda dengan kafein dan gula.

Saat naik pesawat, Anda sebaiknya menggunakan waktu senggang yang langka ini untuk menutupi kebutuhan tidur Anda. Dengan begini, Anda akan mendarat di daerah tujuan dengan mata dan tubuh yang segar.

 

4.Anda Tidak Membuat Diri Anda Nyaman

Ada banyak cara kecil untuk membuat kenyamanan Anda sendiri di dalam pesawat, tapi kebanyakan orang tak melakukannya. Untuk kenyamanan maksimal, jangan lupakan bantal Anda, buka sepatu dan gunakan sepasang kaus kaki bersih.

Jika Anda ingin mengistirahatkan kaki Anda, gunakan tas punggung Anda untuk mengangkat kaki. Beberapa pakar perjalanan menyarankan untuk meletakan tas punggung atau bantal di meja depan untuk mengistirahatkan kepala Anda. Itu jika Anda tidak keberatan membungkuk ke depan.

 

Jaket juga bisa berguna sebagai bantal jika digulung. Pertanyaan paling murni adalah apakah boleh menurunkan sandaran kursi Anda? Ini masih kontroversial. Tetapi jika tak ada yang duduk di belakang Anda, atau jika orang itu menurunkan sandarannya juga, jangan ragu untuk bersandar.

5.Anda Salah Waktu

Hindari mengambil penerbangan di jam-jam Anda segar dan terjaga. Penerbangan pagi buta adalah pilihan bagus selama Anda tak mengonsumsi kopi langganan Anda. Atau ambil penerbangan yang mendarat tepat saat waktu tidur.

Yang manapun pilihannya, kuncinya adalah pastikan naik pesawat saat lelah. Meskipun itu berarti Anda harus bangun sangat pagi atau melakukan olahraga sangat berat saat siang, lakukanlah.

6.Terbang dengan Kelas Ekonomi

Jika Anda memiliki uang untuk bisa duduk di depan (kelas selain kelas ekonomi), gunakanlah. Agar kesempatannya lebih tinggi, tibalah di gerbang penerbangan lebih awal, gunakan pakaian baik, dan pinta baik-baik. Hal terburuk yang akan mereka katakan adalah “tidak”.

7.Mengobrol dengan Tetangga

Dalam pesawat, bahkan sebuah sapaan ramah bisa disalahartikan sebagai sinyal ajakan berbicara. Dan, jika Anda duduk dekat dengan tukang ngobrol, Anda berada dalam resiko berjam-jam melihat ke belakang atau ke depan saat Anda harusnya tidur.

Saat menyapa teman sebangku Anda, tetap tenang dan sopan, lalu segera pasang penutup telinga atau penutup mata. Untuk meningkatkan keheningan, katakan sesuatu seperti “Hei, jika pramugari datang menanyakan minum, bisakah kau katakan aku tak ingin diganggu?” Ini akan menegaskan pesan yang jelas bahwa Anda tidak siap untuk ngobrol.

Sumber : nationalgeographic.co.id