Wal-Mart PHK 1.000 Karyawan

0
166
Wal-Mart PHK 1.000 Karyawan

Wal-Mart Stores Inc. merumahkan sekitar 1.000 karyawannya di kantor pusat mereka pada 2018 dan 2019 untuk merampingkan bisnis perusahaan ritel ini seiring persaingan yang makin ketat terutama dengan Amazon.com Inc.

Gelombang PHK pertama akan dilakukan kepada 400 hingga 500 karyawan di divisi pemasaran, SDM, produk cinderamata, real estate, dan beberapa divisi lain. Perusahaan yang berbasis di Bentonville, Arkansas AS itu menyatakan perampingan tahap pertama ini akan butuh 60 hari penyesuaian, Jumat (26/1).

Sementara PHK gelombat ke dua akan dilakukan pada 2019 mendatang saat beberapa gedung Wal-Mart akan difungsikan sebagai markas baru. Sekitar 500 pekerja akan dirumahkan akibat langkah tersebut.

Setelah menutup kompleks gudang 63 Sams Club, Wal-Mart meluaskan efisiensi. Meski begitu, Wal-Mart juga mengambil langkah besar dalam mempertahankan karyawan yang mereka butuhkan dengan menaikkan upah per jam dan memperkuat lini bisnis daring.

CEO Wal-Mart Doug McMillon mengatakan Wal-Mart akan mampu menyaingi Amazon. ”Wal-Mart bukanlah perusahaan yang dibentuk untuk melakukan pemborosan,” kata McMillon.

McMillan menyatakan Wal-Mart tengah mencari struktur terbaik untuk bisa beroperasi secara efisien. Upaya mewujudkan rencana itu terus berlanjut sampai sekarang. Wal-Mart berkomitmen untuk membuat transisi yang halus serta memastikan semua mendapat perlakuan adil dan penuh penghargaan.

Wal-Mart sendiri tak menjelaskan berapa banyak karyawan yang mereka miliki saat ini di kantor pusat mereka. Meski persaingan dengan Amazon terbilang sengit, secara keseluruhan Wal-Mart mengklaim pihaknya mampu menunjukkan performa lebih baik.